Politisasi Agama

Buku ini hadir sebagai kumpulan esai penulisnya yang menyoroti potret kekerasan dan intoleransi yang dilembagakan sampai pada tingkat yang mengkhawatirkan. Hak Asasi Manusia (HAM) berada dalam ancaman, dan organisasi Hak Asasi Manusia berjuang untuk melakukan pekerjaan mereka tanpa dapat memberikan perlindungan. Demikian pula halnya dengan fenomena simbol-simbol agama yang bertebaran di ruang publik, terutama ketika ajang politik berlangsung.

Jika politik diperjuangkan untuk kepentingan agama, barangkali tidak akan menjadi masalah. Namun, jika agama dieksploitasi untuk kepentingan politik seperti penggunaan simbol-simbol agama dan ajaran agama hanya demi tujuan mencapai kemenangan politik, disinilah mulai terjadi pelecehan agama. Walhasil, pelecehan agama tidak bisa dihindari karena agama dieksploitasi terlalu jauh oleh kepentingan politik dan nafsu kekerasan.

Makmun Rasyid
Makmun Rasyid

Muhammad Makmun Rasyid, lahir di Medan, Sumatera Utara, 24 Oktober 1992. Ia merupakan anak kedua dari lima bersaudara yang hidup dalam kesederhanaan, bapaknya seorang PNS dan ibunya seorang ibu rumah tangga. Saat ini tinggal di Pantai Lemito, Kecamatan Lemito, Kabatupen Pohuwato, Provinsi Gorontalo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *