Harta Berharga bagi Seorang Muslim

Al-Qur’an menyebut dirinya sebagai petunjuk bagi umat manusia. Semua isinya bisa dipakai oleh siapa saja. Sebutan ”rahmat” yang dinisbatkan setiap teks Al-Qur’an, tetap adanya. Ia hadir di segala ruang dan tidak lekang oleh zaman. Segala inspirasi selalu lahir dari teks-teksnya. Al-Qur’an tak menutup hanya untuk digali oleh muslim, tetapi juga nonmuslim. Harapannya, mereka membaca serta mendapatkan hidayah dan petunjuk agama.

Buku ini mendedahkan saripati ajaran hadits yang ditautankan pada Al-Qur’an. Keduanya saling menguatkan dan jika dipegang akan membawa manusia kepada kehidupan yang bahagia dan tenang. Dengan merengkuh Al-Qur’an, pemilik Al-Qur’an akan merengkuh kita.

Buku ini terfokus dalam empat hal, mulai dari hati yang senantiasa bersyukur, lisan yang selalu berdzikir, jiwa yang sabar menghadapi ujian, hingga istri yang tidak berkhianat. Empat hal tersebut akan menjadi amunisi terbaik bagi siapa saja yang memahami dan mempraktikkannya.
 

***


Merengkuh Al-Qur’an di Era Modern

Oleh: Dr. KH. Cholil Nafis, MA (Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia Pusat)

Al-Qur’an tidak saja ilmu, tapi sumber ilmu pengetahuan. Al-Qur’an menyimpan sejuta kekuatan ruhaniah dan memiliki pengaruh luar biasa bagi jiwa manusia. Tidak sampai di situ, Al-Qur’an juga mampu menajamkan kepekaan manusia terhadap kondisi ril yang mengitarinya, menenteramkan hati, dan menggugah akal untuk menelusuri setiap makna yang tersirat. Setiap sajian yang lahir dari interaksi penafsir dengan sosio-historis, membuat pembaca merasakan adanya degup spiritual pada penulis buku ini.

Al-Qur’an Al-Karim adalah “tali Allah yang terulur dari langit ke bumi. Di dalamnya terdapat berita tentang umat masa lalu, dan kabar tentang situasi masa datang. Siapa yang berpegang dengan petunjuknya dia tidak akan tersesat,” ungkap Nabi Muhammad SAW. Di dalam Al-Qur’an juga terdapat beragam prinsip kehidupan dan sifat yang harus ada dalam pribadi Muslim.

Menurut penulis buku ini, ada beberapa ajaran penting yang wajib dipegang di tengah hiruk pikuk dan gonjang ganjing kehidupan belakangan ini. Dimulai dari pandai-pandailah dalam bersyukur, lisan yang selalu dibasahi kalimat suci, jiwa yang tegar dalam menghadapi cobaan dan musibah, dan pasangan (istri) yang tidak berkhianat. Keempat ajaran itu akan mengarahkan manusia untuk belajar percaya pada-Nya meskipun sulit. Belajar taat pada-Nya meskipun berat. Belajar jujur meskipun pahit. Belajar kuat meskipun dinobatkan mahluk lemah. Belajar berani berkata benar meskipun di hadapan penguasa. Belajar bersyukur meskipun tak puas. Belajar sabar (tabah) meskipun terbebani. Belajar tabah meskipun ujian selalu menerpa.

Buku Harta Berharga Seorang Muslim ini mendedahkan saripati ajaran Hadis yang ditautankan ke al-Qur’an. Keduanya saling menguatkan dan jika dipegang akan membawa manusia kepada kehidupan yang bahagia dan tenang. Dengan merengkuh Al-Qur’an, pemilik Al-Qur’an akan merengkuh kita.

Demikian sambutan ini disampaikan dan semoga Allah SWT memberikan balasan kepada penulisnya dan menjadi amal jariyah atas sumbangsih ilmunya. Saya ikut mengapresiasi hadirnya buku ini. Buku yang ditulis oleh Muhammad Makmun Rasyid, layak dibaca! Selamat menikmati.

Makmun Rasyid
Makmun Rasyid

Muhammad Makmun Rasyid, lahir di Medan, Sumatera Utara, 24 Oktober 1992. Ia merupakan anak kedua dari lima bersaudara yang hidup dalam kesederhanaan, bapaknya seorang PNS dan ibunya seorang ibu rumah tangga. Saat ini tinggal di Pantai Lemito, Kecamatan Lemito, Kabatupen Pohuwato, Provinsi Gorontalo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *